Pada suatu malam, bersandarlah seorang pemuda buta di kaki pohon duka. Jemarinya memungut kalimat-kalimat yang gugur, jatuh mengering. Kemudian direbusnya dalam segelas air mata. Akhirnya diminumnya segelas ramuan tadi, berharap bisa menyembuhkan sakit di hatinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar