Senin, 21 April 2014

Musim Semi Sounds Good

Aoi melepas earphone di telinganya; menoleh dan dia tersadar bahwa yang menepuk bahunya dari belakang adalah Takeshi, kakak kelas yang dia sukai dan juga seorang kapten tim sepak bola SMU Hakata.

“Aoi, tak kusangka kita bisa bertemu disini.” Kata Takeshi sambil tersenyum “kau mau pulang? Dari stasiun ini juga?”

Sore itu, angin bertiup manja. Membuat daun-daun yang sudah berguguran menari lemah di lantai halaman stasiun. “ngg..i..iya senpai, setiap hari aku pulang dari stasiun ini.” Aoi merasa panas ditubuhnya meningkat, padahal sedang musim semi saat itu.

Sambil menggaruk rambutnya yang berantakan dan membenahi pegangan tas di pundaknya, “wah, kenapa baru sekarang kita bertemu ya? Kalau begitu, yuk kita pulang bersama mulai sekarang. Dan satu lagi, jangan panggil aku senpai. Panggil saja Take.”

“Apa? Pulang bersama senpai? Ummm...maksudku Take-kun?” seketika dada Aoi pun berdegup kencang dan rasanya ia ingin berteriak saat itu juga.

“mengapa? Kamu keberatan? Atau kamu ada kegiatan lain setelah pulang sekolah?”

“ti..tidak, Take-kun. Aku sangat senang bisa ditemani oleh Take-kun setiap pulang sekolah. Eh, maksudku....”

“ahhhh, baiklah. Keretanya sebentar lagi tiba. Ayo masuk.” Takeshi meraih tangan Aoi dan menariknya untuk berlari masuk kedalam stasiun.

Entah apa yang dipikirkan Aoi saat itu. Dadanya berdebar; bahagia. Dia berlari sambil tersenyum. Didepannya, yang menggandeng tangannya adalah Takeshi; kakak kelas yang dia sukai sejak masa orientasi sekolah dan juga salah satu senpai idola gadis-gadis kelas 2 di sekolah. Dia berharap dari halaman stasiun sampai ke loket penjualan tiket beratus-ratus kilometer jauhnya sehingga dia bisa terus berlari dengan Takeshi. Dia berharap waktu itu tidak segera berakhir.

Rasanya keringat ditelapak tangan mereka saling menempel. Menyatu. Seandainya hati kami juga menyatu seperti keringat di telapak tangan ini. Mungkin itu yang dipikirkan Aoi sekarang.
Angin musim semi bertiup manja. Menambah sejuk suasana hati Aoi. Masih berlari. Masih saling bergandengan. Takeshi mungkin tidak menyadari bila Aoi sangat menyukainya sejak pertama Aoi masuk sekolah. Mungkin Aoi juga tidak menyadari bahwa Takeshi sudah menaruh perhatian pada Aoi sejak festival musim panas tahun lalu.


Perasaan memang tidak bisa ditebak. Siapapun tak akan mengetahui isi hati seseorang. Suatu saat nanti, salah satu dari mereka akan mengungkapkan perasaannya terlebih dahulu. Dan mereka berdua akan menjadi pasangan paling populer disekolah.