Kamis, 27 Januari 2011

Healthy : Skoliosis a.k.a Tulang Bengkok


Hell-o. lama ga nulis nih. Agak kagol juga mau ngpost something di blog. Hahahaha

Oiyaa, hari ini aku lagi di Jakarta. Yap, kembali ke kota kelahiran dan tanah tumpah darahku untuk sekedar mengisi liburan kuliah. Eeemmm, sebenernya sih karena aku ditugaskan sama pakde dan bude buat bantu njagain anak mereka yg berarti kakak sepupuku. Oiyaaa, ngomong2 soal pakde dan bude sampai sekarang aku blm menemukan pengertian yg pas kenapa kakak dari orangtua kita disebut pakde (bapak gede) dan bude (ibu gede). Apakah karena mereka lbh “gede” dari orangtua kita? (apanya??) nggak juga kan? Apa karena mereka lbh gede duluan daripada ortu kita? Itu bisa diterima. Anyway, itu emang sudah tradisi buat orang jawa. Hahaaha

Ngomong soal knp aku di Jakarta, yak arena aku mau njagain kakak sepupu itu tadi. Sebut saja Mbak Vista. (emang namanya itu woii!!). pertanyaan selanjutnya, kenapa harus dijagain? Apakah dia masih bayi? Tapi kenapa aku manggilnya mbak? Apakah dia sudah lanjut usia? Kenapa ga aku panggil nenek aja? Apakah dia Angelina Jolie? Betah banget aku njagain kalo beneran punya kakak sepupu Angelina Jolie. hahaha

Dan jawaban yg tepat adalah karena dia sedang sakit. Yaakk, sakit karena habis di operasi besar. Seberapa besar operasinya aku juga gatau, yg pasti operasinya tu lama banget gitu men. Bayangin aja, dia dibius total selama 8 jam buat menjalani operasi itu tadi. Gimana ya rasanya dibius total selama itu? Apa udah bisa ngerasain melayang di surga? Hahahaaha. Aku belum sempet nanyain kakakku sih, sekarang dia masih di ICU gitu. Dan aku juga baru tadi jam 4 sampe Jakarta setelah menempuh perjalanan naik kereta dari Yogyakarta. 

Mungkin teman-teman bertanya-tanya apa penyakit yg beruntung yg bisa masuk ke tubuh kakak sepupuku yg cantik jelita itu. Sebenernya itu penyakitnya bukan virus atau apa, tapi itu penyakit tulang. Lebih tepatnya tulang belakang yg bahasa biologinya vertebral (bener ga sih?). terus nama penyakitnya tu SKOLIOSIS. Kalo elo-elo pade pernah belajar biologi di SMA, skoliosis tu penyakit tulang belakang itu tadi. 

Tulang belakangnya kenapa? Tulang belakangnya bengkok.

 Bengkok kenapa? Dulu sih katanya mbak Vista tu pernah jatuh.

 Jatuh kenapa? Anyiinngg! Banyak tanya lo!!

Ini hasil aku bertanya sama Ki Google. Dia td aku tanya “apa itu skoliosis?” dan Ki Google tadi menjawab “kamu cocok jadi seniman, karena kamu lahir di hari Senin wage. *apasih! 

Kalo kata Google Skoliosis adalah kondisi abnormal lekukan tulang belakang. Tidak menimbulkan rasa nyeri, tetapi bisa mengganggu rasa percaya diri anak. Yang pasti, skoliosis diturunkan, serta umumnya sudah terjadi sejak masa kanak-kanak. Penyebabnya tidak diketahui dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan postur tubuh, diet, olahraga, dan pemakaian backpack. Dan ternyata, anak perempuan lebih sering terkena ketimbang anak laki-laki.

Biasanya, skoliosis terlihat nyata untuk pertama kalinya di masa remaja (saat percepatan pertumbuhan). Pertumbuhan memang merupakan faktor risiko terbesar terhadap memburuknya pembengkokan tulang punggung.

Faktor risiko lain yang bisa memperburuk skoliosis adalah:

∆ Jenis kelamin. Lengkung pada anak perempuan cenderung memburuk ketimbang anak laki-laki.
∆ Usia. Semakin muda usia munculnya skoliosis, semakin besar kemungkinan menjadi lebih parah.
∆ Sudut kurva. Semakin besar sudut, semakin besar kemungkinan akan memburuk.
∆ Lokasi. Skoliosis di bagian tengah atau bawah tulang punggung lebih kecil kemungkinannya menjadi buruk ketimbang skoliosis di bagian atas.

Deteksi dini sangat penting, agar penanganan bisa segera dimulai. Bawalah anak ke ahli bedah tulang punggung, bila ada riwayat skoliosis dalam keluarga.

Umumnya sih, skoliosis tidak akan memburuk, dan yang terpenting adalah lakukan check up secara teratur (setiap 3 sampai 6 bulan). Catatan: Pada kondisi yang berat, bisa terjadi nyeri punggung, kesulitan bernapas, atau kelainan bentuk tubuh. Bisa jadi, anak perlu ‘brace’ (alat khusus) atau harus dioperasi. Tidak ada patokan baku untuk membantu membuat keputusan penanganan skoliosis, karena sangat dipengaruhi usia anak, derajat pembengkokan tulang punggung, serta prediksi tingkat keparahan sejalan dengan pertumbuhannya.

Yang pasti, anak Anda tetap bisa menari. Olahraga, termasuk menari, tak akan menghentikan perkembangan skoliosis, tetapi bisa memperkuat otot tulang punggung, meningkatkan kondisi kesehatan dan rasa percaya diri anak. Jangan cemas, namun tetap berkonsultasilah dengan dokter. 

Itu tadi penjelasan ttg skoliosis. Emang ga pengaruh banget sih dan ga bikin mati juga, cuma kan gengges juga kalo ngelihat punggung kita bentuknya “S”. tinggal di coret aja terus di taruh di pinggir jalan udah jadi rambu diarang stop tuh. Hahahaha. 

Well, udah dulu ah nulisnya. Ni aku nulis ini di emperan rumah sakit loh. Bisa dibayangin kn kayak kalo di pengungsian gitu. Goodbye!
http://www.parenting.co.id/images/blank_10px.gif 

Jumat, 14 Januari 2011

Si Jenius Menjawab

Hello everyone, finally we meet again. Yaaahh, setelah 2 minggu ini berkutat dengan UAS yg memang menyiksa batin dan ragaku. Hahaha. Akhirnya kemaren adalah hari terakhir UAS di kampusku tercinta Universitas Islam Indonesia *plokplokplok* dan status saya sekarang bukan lagi mahasiswa semester1. *yeahhh!!* Perasaan senang, haru, biru, tiru semua tumbuh jadi satu. Tinggal menunggu berapakah indeks prestasi ku di semester ini. Semoga bisa diatas 3 deh. Amiinnn!!

Well, di postingan kali ini aku mau bahas tetang ujian makul English 1 ku kemaren. Ujian makul English di kelasku mungkin yg paling beda sama ujian makul English di kelas lain. Setauku kelas lain tu ujian makul Englishnya soalnya tetang structure, reading, writing dan semua omong kosong lainnya. Hahaha. Tapi di kelasku yg IP ujian makul English kita cuma disuruh bacot. Yaap, bacot. Kenapa aku sebut bacot? Karena kita cuma nulis sebanyak-banyaknya tentang soal yg dikasih sama dosennya. Dan soalnya gada sangkut pautnya sama sekali sama yg namanya structure dan tetek bengeknya itu. Fyi, dosen makul English 1 ku namanya Mr. Herman dan beliau tu orangnya baik bgt, kalo ngajar enak dan sering memotivasi kita gitu.
Oiyaa, ujian English kemaren tu dikerjain di rumah loh. Jadi kita tinggal ngopi soalnya dari Mr. Herman terus kita jawab deh tuh soal dan kita kirim ke email atau message di Facebo*k-nya Mr. Herman. Enak banget toh?? Ya jelassss!! Enak to, mantep to? Ha ha ha ha ha. *mbah surip wanna be*

Dan inilah soal yg dikasih Mr. Herman buat kita mahasiswa semester 1 IP FTI UII.   Ladies and Gentlemen, please welcome. *halah!*

1. What is the importance of English in your life as a student and for your career in the future? (20 points)
2.  If you can change the world to be better with your writing or with speaking, what will you write or speak   up to the world? (20 points)
3.  Tell me about your video project. Why do you choose the topic, how was the process and, what can you learn from the project? (30 points) 
4. What are your strengths and weaknesses? How will you use your strength and weaknesses to reach your targets in the future? (20 points) 
5. What are your strategies to improve your softskills and hardskills? (10 points)
 
 Pada bingung arti dari soal itu apa?? Ya kalo yg gatau arti dari pertanyaan itu tadi besok lagi gausah buka blogku lagi deh. Malu-maluin aja sih kalian. Anak mane lu? *malah ngopo yas*
Okee, setelah membaca soal itu kalian akan segera membaca jawaban si jenius yg tampan ini. Jawaban yg berbobot, singkat, padat, dan abstrak. Check this out guys! 

Diaswan Rasyid Faishal
10522202

1.       1. English is an international language right now. And in this era English is also important if we will look for job. We need English everywhere. In my study as an international student of course English is the important thing for my study. Because we use English everyday and everytime in class. And for my career English is also important. I can say that it’s very important because this is globalization era where we have to can speak English natively. And if we will look for job, the company will ask for your English. So English is important for our live in this era.

2.      2. If I can change the world to be better with my writing or with speaking I will write or speak about changing their habit. We know that now the weather is not friendly anymore. The sun is shining in the morning but the rain is falling in the evening it’s because our bad habit. We throw the rubbishes everywhere and it cause flood, we cut off the tree on the forest  without calculate and it cause landslide and another disaster that came out because our bad habit. We have to change our bad habit and start to take care this environment so we can live longer.

3.       3. My video project is with Irfan and Dhana. We told about woman. Why we choose that topic because before we make that video Irfan and Naulul “curhat” with me about their girlfriend. They got hurt because of their girlfriend and they regret. From that me, Dhana and Irfan choose that topic. We make it just one take in the class. We make it like we are share about something. And what I learn from that project is friendship is everything. I have wonderful friends in IP and if we are down friends are always there to cheer you up.

4.       4. My strength is I am friendly and funny. Some of my friend also said that I am wise. And I will use  those things to reach my target. My target is making my family business develop. I will use my friendliness to get more costumers. And about my funniness and wisdom I will use it to get more friend and also to cheer up my friends when they are down. My weakness is I sometime procrastinate. And I won’t use it to reach my target because my weakness isn’t good and I will try to make it disappear.

5.       5. The only way to improve hardskills and softskills is keep on learning. Wherever I am and whatever I do I will get a lesson from everything around me. And that is very important to improve hardskills and softskills.  

Gimana sob, brilliant kan jawaban aku barusan. Itulah jawaban Dias sang jenius lagi tampan. Semoga aja Mr. Herman ga sampe pingsan baca jawabanku yg brilliant itu tadi dan semoga Mr. Herman ngasih aku nilai A. amiinn!!!!

Oiya, hari ini hari anniversary aku sama pacar loh. Udah 5 bulan gitu kita pacaran. Doain kita long last ya sob, sampe selamanya. Amiin Ya Allah amiin!!!

Baiklah, sekian dulu cerita dari aku. Semoga kalian bisa terinspirasi dari tulisanku barusan. Hahahaha.
*Closing music :  Libur telah tiba, libur telah tiba, hore! Hore! Hore!*

Sabtu, 01 Januari 2011

Another Unimportant Posting : Kakek Nenek Memang Sudah Tua

Good evening everyone!!!! Welcome to 2011. :D
Ga kerasa udah tahun 2011 aja, dan itu artinya umurku di tahun ini adalah 19 tahun. Yeah, 19 years old. And that’s mean that next year I won’t be a teenager again. Terus menurut khatib yg khotbah waktu Jumatan kemaren *tsaahhh pada hakikatnya tiap tahun tu umur kita berkurang, bukan bertambah dan itu artinya kita semakin dekat dg kematian. Serem banget emang, tapi bener juga sih.  Semakin bertambahnya umur kita, kita harusnya juga semakin dewasa. Naaahh, yg menjadi pertanyaan kenapa kalo kita udah kakek-kakek ato nenek-nenek kita malah jadi kayak anak kecil lagi.
Mmm, ini menurut pegalaman aku sih. Sejak tinggal di Jogja kan aku tinggal sama eyang dan dua-duanya Alhamdulillah masih ada. Eyang kakung sama eyang putri. Selama ini aku emang ngerasa kalo sifat mereka tu kayak anak kecil, banget malah. Apa-apa minta diladenin, minta diperhatiin dan yg paling nyebelin tu aku jadinya diperlakukan juga kayak anak kecil. Disuruh makan lah, mandi lah, apa lah. Padahal kan ntar kalo laper aku juga maem, kalo gatel-gatel juga ntar mandi *iiihhhh, jorok lu yas*.
Semua orang di keluargaku sebenernya juga tau kalo sifat eyangku tu kayak gitu. Sampe pakde budeku aja bilang, “kamu yg sabar ya ngurus eyang.” Itu kan artinya emang butuh kesabaran buat tinggal sama eyang. Apalagi kalo udah ngbrol gitu eyangku tu maunya eksis. Kalo dia punya twitter mungkin tweetnya bisa ratusan ribu.
Kayak misalnya kemaren waktu aku ke Semarang nyetirin eyang. Di jalan tu ngomong mulu, kayak ga pernah keabisan bahan  gitu. Dari ngomongin keluarga, ngomongin dia dulu gimana, sampe ngomongin politik juga *based on true story, ga direkayasa*. Kan waktu ke Semarang itu di mobil ada aku yg nyetir terus ada eyangku dua-duanya sama pakde bude beda eyang yg ikut nebeng. Dan itu tadi, eyangku ngobrolnya kalo kata orang jawa “ngalor ngidul” (artinya keutara selatan). Padahal kalo menurutku itu udah bukan “ngalor ngidul” lagi, tapi udah “ngalor bablas” dan ga ada berhentinya. Kalo aku lihat kemaren tu pakde budeku aja sampe kebingungan mau nanggepin apa setiap eyangku ngomong. Paling Cuma “nggih-nggih” doang (pecakapan mereka pake bahasa Jawa).  Oiyaa, satu lagi yg bikin bĂȘte waktu dari Semarang kemaren. Waktu perjalanan balik tu eyangku bilang mau lewat jalan pintas ato bahasa kerennya alternative way. Aku sebagai supir waktu itu nurut aja, kirain eyangku udah tau jalannya. Eehhh, gataunya mau belok aja bingung belokan ke jalan pintasnya tu yg mana. Habis belok aku kira bakal lgsg lancar sampe Jogja lagi. Dan ternyata kali ini perkiraan saya salah sodar-sodara. Ternyata kita harus tanya tiap ada simpangan. Mending kalo jalannya lurus terus simpangannya dikit. Lha ini jalannya kecil terus simpangannya banyak. Alhasil tiap ada simpangan aku berhenti buat nanya ke penduduk setempat. Terus waktu ada simpangan kita ga tanya *soalnya kata eyang dia tau jalannya* ternyata malah jalannya salah. Jalanan sempit dan aku harus atret. Naahh, pas waktu mau muter itu malah mobilku ditabrak motor. Untung motornya ga roboh. Apes bgt sumpah. Makin emosi kan nih ceritanya, terus aku berhenti nyamperin yg nabrak. Dan ternyata yg nabrak itu mbak-mbak berdua boncengan dg pakaian gamis. Aku mau ngomel-ngomel ke mereka juga ga tega kan, salah-salah ntar dia malah ceramah kan makin lama aku baliknya. Akhirnya aku Cuma tanya-tanya doang. 
 
Aku : gapapa kan mbak?
Mbak 1 :  gapapa mas, Cuma lecet aja kok.
Mbak 2 : *agak nyolot* mas, kalo mau belok tu hati-hati dong.
Aku : (dalam hati aku bilang "anjrit nih ustadzah  yg nabrak siapa yg ngomel siapa”) loh mbak kn yg        nabrak saya, saya udah reting terus saya juga udah pelan-pelan. Lagian tadi kan mbak yg maksa nyerobot padahal udah tau saya mau belok. *tapi masih dg nada sabar*
Mbak 1 : udah mas kita gapapa kok. Tapi gatau mobil mas gmn, tuh bempernya depannya lepas.
Aku : *mencoba tetep sabar* waduuhh, iya e mbak. Yaudah kalo gapapa, nuwun ya mbak. (dalam hati udah pengen aku tonjok tu mbak-mbak berpakain gamis)


Yaudah deh, akhirnya aku lgsg jalan lagi. Untung di jalan bempernya ga sampe jatoh. Jadi kita sampe Jogja masih aman.
Well, from what I’ve told you aku bisa nyimpulin kalo emang kakek dan nenek itu sifatnya malah balik kayak anak kecil lagi. Dan kita yg lebih muda emg cuma bisa sabar aja kalo udah kayak gini. Soalnya kalo udah kakek nenek tu ntar kalo udah kepikiran sesuatu malah bisa sakit. Kita aja yg muda kalo udah stress krn ada masalah bisa drop bahkan sakit, apalagi yg udah lanjut usia. Jadi buat kalian yg tinggal sama kakek nenek kalian ya yg sabar aja yaa. Kayak yg bokap pernah bilang, “kamu kalo ngurusin eyang tu diniatin ibadah aja. Ngurus orang tua tu dpt pahala juga.” Itu yg sampe sekarang masih sering terngiang kalo aku udah bĂȘte bgt sama eyangku.  
Ngomong-ngomong soal bokap aku jadi homesick nih. Semoga liburan besok aku bisa ke Medan deh. Kangen masakan nyokap, kangen ngusilin sama ngomelin adek-adekku, kangen diceramahin bokap. Aaahhh, I miss my family. *Hikshiks*
Oiya, banyak bgt hal-hal di 2010 yg menyenangkan. Terutama 5 bulan terakhir. Mulai dari Agustus tepatnya. Semoga hal-hal menyenangkan itu bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
Well, besok Senin aku UAS nih dan UAS pertama adalah makul CALCU-fucking-LUS. Wish me luck ya guys. Semoga tahun 2011 kalian menyenangkan. Tomorrow must be better than yesterday. :D