Selasa, 02 Agustus 2011

Apa Itu Public Relations?

Hari ketiga puasa, semoga kita masih semangat menjalaninya. :D

Di postingan kali ini aku mau mencoba menjelaskan pengertian Public Relations dan tetek bengeknya. Kenapa aku bahas ini? Sedikit sombong - sedikit kok sedikit banget. Karena aku kebetulan bekerja di divisi Public Relations di organisasiku Indonesian Future Leaders. :D *applause

Well, langsung aja kita mulai pembahasannya. Kenapa Public Relations atau bisa disingkat PR? 
Ternyata definisi PR adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002).

Mungkin dibenak kalian PR itu semacam mengiklankan. Tapi ternyata beda! Kenapa? Karena iklan tidak dilakukan oleh semua organisasi, tapi semua organisasi memiliki PR. 

Masih bingung? Owkay, aku kasih pengertian umumnya. Pengertian umum PR adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik, kepercayaan saling adanya pengertian, dan citra yang baik dari publiknya. Crystallizing
Public Opinion menyebutkan bahwa public relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara suatu perusahaan dan publiknya yang menentukan hidup perusahaan itu (Widjaja,2001).

Sedangkan pengertian khususnya adalah fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama (Maria, 2002).

Dalam buku dasar-dasar public relation (Wilcox dan Cameron,2006,p.5) juga mengatakan bahwa “public relations is a management function, of a continuing and planned character, through which public and private organizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy, and support of those with whom there are or maybe concerned by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible their own policies and procedures, to achieve by planned and widespread information more productive corporation and more efficient fulfillment of their common interests”. Artinya kurang lebih adalah : public relations merupakan fungsi manajemen dari sikap budi yang direncanakan dan dijalankan secara berkesinambungan oleh organisasi atau lembaga umum dan swasta untuk memperoleh dan membina saling pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang mempunyai hubungan atau kaitan, dengan cara mengevaluasi opini publik mengenai organisasi atau lembaga tersebut, dalam rangka mencapai kerjasama yang lebih produktif, dan untuk memenuhi kepentingan bersama yang lebih efisien, dengan kegiatan penerangan yang terencana dan tersebar luas.

Apasih tujuan Public Relations? Ternyata tujuan utama dari public relation adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan (Davis, 2003).

Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen.
b. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e. Mendukung bauran pemasaran.

Terus fungsinya divisi Public Relations apaan? Menurut Maria (2002, p.31), “public relation merupakan satu bagian dari satu nafas yang sama dalam organisasi tersebut, dan harus memberi identitas organisasinya dengan tepat dan benar serta mampu mengkomunikasikannya sehingga publik menaruh kepercayaan dan mempunyai pengertian yang jelas dan benar terhadap organisasi tersebut”. Hal ini sekedar memberikan gambaran tentang fungsi public relation yaitu:
1. Kegiatan yang bertujuan memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
2. Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
3. Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
4. Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.

Jadi kesimpulan dari omong kosong diatas adalah bahwa public relation lebih berorientasi kepada pihak perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan, dan hasil yang lebih baik dari sebelumnya karena mendapatkan opini dan kritik dari konsumen. Tetapi jika fungsi public relation yang dilaksanakan dengan baik benar-benar merupakan alat yang ampuh untuk memperbaiki, mengembangkan peraturan, budaya organisasi, atau perusahaan, dan suasana kerja yang kondusif, serta peka terhadap karyawan, maka diperlukan pendekatan khusus dan motivasidalam meningkatkan kinerjanya. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa fungsi public relation adalah memelihara, mengembangtumbuhkan, mempertahankan adanya komunikasi timbal balik yang diperlukan dalam menangani, mengatasi masalah yang muncul, atau meminimalkan munculnya masalah (Black, 2002).

Kayaknya udah kepanjangan ya? Kita cukupkan sampai sekian aja deh. Sebagai penutup aku mau ngasih satu quote nih, "Jika kamu kenal banyak orang, maka kamu akan mengenal  dunia." Itu quote bikinan aku sendiri loh. :D 
Maksudnya adalah, kenal banyak orang itu ga ada ruginya. Yang ada malah kita tambah wawasan, tambah cerita dan tambah pengalaman. Itulah kenapa aku tertarik masuk di Public Relations. :D 

END



Senin, 01 Agustus 2011

Postingan Dikala Bosan

Assalamualaikum, future leaders!! :D

kenapa aku sekarang menyebut future leaders? karena ternyata kita sebagai pemuda merupakan pemimipin masa depan atau dalam bahasa Inggris "future leaders". :D

Mau tau aku ngepost ini dimana? Aku sekarang lagi bengong nungguin servis motor. Daripada cuma bengong mending nulis sesuatu. Sebenernya aku juga bingung mau bahas apa, jadi mungkin aku cerita aja ya apa yg sudah aku alami selama ini. hahahaha

As I posted before, aku sekarang menjadi bagian dari organisasi Indonesian Future Leaders chapter Yogyakarta. Mungkin terlihat keren karena awalnya aku juga merasa begitu. Tapi setelah itu aku berpikir, ternyata kita menyandang nama yg berat - Future Leaders. Tidak mudah memang. Tapi yg jelas aku dan semua teman-teman di organisasi bakal melakukan semua yg terbaik. *applause :)

Dan ternyata menjadi bagian dari Indonesian Future Leaders memberi banyak manfaat. Kebetulan aku ada bi divisi Public Relations yang memungkinkan aku buat ketemu dg orang lain diluar organisasi. Dan sudah banyak orang-orang keren yang aku temui selama 4 bulan jadi bagian dari IFL.

Mas Andang Kirana, Mas Syam Chazali, Mas Firmansyah, Pak Drajat Rasyid merupakan sebagian orang-orang yg mengispirasi. Pak Drajat Rasyid yg merupakan mantan Deputi Menteri banyak memberi petuah an nasehat buat aku dan teman-teman IFL yg lain. Dia menceritakan bagaimana dia bisa menjadi seperti sekarang, dan ternyata beliau adalah anak SMK bukan dari SMU. ada satu kalimat beliau yg mgkn bisa jg jadi inspirasi buat teman teman,

"Being good is not good enough, you have to be the best".

dari kalimat itu aku paham, ternyata kalo cuma jadi bagus aja udah biasa. Banyak bgt orang bagus di dunia ini. Maka kamu harus menjadi yg terbaik karena yg terbaiklah yg akan menang.

Bertemu orang-orang keren semacam mereka itu semacam nge-charge semangat. Dan aku beruntung bisa menjadi bagian dari Indonesian Future Leaders. Bekerja dengan orang-orang yg memiliki visi yg sama itu ternyata sangat menyenangkan. Semoga apa yg kita lakukan ga sia-sia.

FUTURE LEADEEEERRSS.......... semangat siaaappp!!!! :D